
Ketika mendengar seorang dosen di kampus bertanya apa cita-cita kalian? Yang ada di hadapan aku menjelmalah sosok ibu yang jauh di sana. Di kampung halaman tercinta.
Tak pernah aku duga sebelumnya.
untuk kali ke dua ada orang yang menanyakan hal itu kepadaku. mengenai cita-cita aku sendiri bingun ke mana sebenarnya arah cita-cita ku. Karena terlalu banyak harapan yang ingin aku raih dan khayalan itu yang memanggil-manggil ku untuk menghampirinya..
Khayalan ketika mendidik anak murid, layaknya menjadi seorang guru.
Khayalan ketika menjadi seorang pengusaha wantita yang sukses.
Khayalan menjadi sastrawan karena pada saat ini saya sebagai mahasiswa sastra.
Dan banyak lagi yang membuai pikiran ini!
Cita-cita dan impian..
"Impian adalah solarnya cita-cita, layaknya motor jika tidak di beri solar maka motor tersebut tidak bisa berjalan. begitupun dengan cita-cita, jika kita tidak mempunyai impian tidak ada pemacu untuk mencapai cita-cita"
Satu persatu mahasiswa dan mahasiswi di tanya, akhirnya giliranku!
Aku tak kuasa membendung tangisku, ketika giliranku di tanya soal impian,sosok ibu menjelma di hadapanku, seolah-olah beliau berkata beliau ingin pergi haji.
"memang itu yang sering ibu bicarakan kepadaku, satu-satunya keinginan terbesar ibu adalah berangkat haji"
dengan terbata-bata... "a,aku ingin memberangkatkan haji kedua orang tua ku,... air mataku mengalir deras di pipi, dengan muka merah aku meneruskan pembicaraan, "karena mereka sudah sangat menginginkannya...."
aku sungguh tidak kuat lagi melanjutkannya, meskipun sebenarnya sangat banyak yang ingin saya sampaikan.
NB: "mamah selalu berpesan padaku, jika mamah tua nanti beliau menitipkan adik-adik supaya saya bisa menyekolahkannya!
holy land mecca
When hearing a lecturer on campus asking what ideals you? That is before I visible mother figure far over there. In the beloved hometown.
I never thought before.
for the second time someone asked me that. about the ideals I myself confused to where exactly the direction my ideals. Because too many expectations that I want to accomplish and fantasies that are calling me for to him ..
Fantasizing while educating students, like being a teacher.
Fantasy when it becomes a successful businessman wantita.
Fantasy become writers because at this time I as a student of literature.
And many more that cradles this mind!
The ideals and dreams ..
"Dreams like diesel ideals, like a motor if not given then the diesel motor is not able to walk. The same goes with the ideals, if we do not have dreams do not have boosters to achieve the ideal"
One by one student and the student in question, finally my turn!
I could not stem the tears, when my turn on the question about the dream, the mother was transformed in front of me, as if he said he wanted to go to Hajj.
"Indeed it is often the mother talked to me, the only mother's greatest desire is to go on a hajj"
haltingly ... "A, I want to dispatch a second hajj my parents ... my tears flowed freely on the cheek, with a red face I continued the conversation," because they already want it ...."
I was not strong anymore to continue, although in fact very much that I want to convey.
NB: "mother always told me, if old mother later he left the brothers so that I can pay for school my brothers"