Membaca judul di atas, kita pasti akan mengira mengenai masalah percintaan, pencuri jantung hati sama dengan pencuri perhatian kita terhadap orang lain.
namun pencuri jantung hati yang saya paparkan di atas adalah kejadian aneh yang membuat warga ciasis-jabar resah. Nampaknya menurut narasumber yang bercerita kepada saya. Di ciamis-jabar banyak culik yang beredar, penculik tersebut mengincar semua kalangan dari anak-anak sampai orang dewasa, siapa saja yang lengah diculikny. yang kemudian disiksa sampai tak bernyawa kemudian semua organ tubuhnya termasuk jantung dan hati diambil, gosipnya jantung dan hati tersebut dijual ke sbuah rumah sakit oleh si penculik.
Menurut narasumber semua itu diceritakan oleh keluarganya di kampungnya ciamis-jabar yang katanya sampai saat ini sudah hampir sepuluh orang yang menjadi korban penculikan trsebut.
Paparnya lagi penculik tersebut tersebut menggunakan mobil APV, yang menyebabkan anak-anak di kampung ciamis-jabar jika melihat mobil bermerk tersebut bersembunyi karena takut-takut mobil tersebut adalah penculik.
Narasumber pun saat ini sering menerima sms dari keluarganya di kampung
"kaluar-kalaluar kabehan, urang kepung culik!!........"
kabar yang simpang siur itu membuat saya merasa takut dan tambah narasumber, polisi di ciamis-jabar saat ini telah siap siaga, dan jika polisi di ciamijabar telah siap siaga kemungkinan kasus penculikan tersebut akan berpindah ketempat yang masih terasa kampung, dengan kata lain pedalaman agar tidak tercium polisi.
Nampaknya kasus ini sangat sulit untuk diselesaikan dan sulit untuk mengungkap dan menngkap penculik tersebutkarena mobil dengan merek APV sangat banyak dan salah satu warga ciamis yang berhasil mencatat flat nomer mobil tersebut, namun setelah ditunggu-tunggu mobil yang berpelat tersebut tidak pernh terlihat lagi sampai sekarang.
Yah.... nampknya penculik tersebut sangant cerdik, dan tentu sangat banyak oknum-oknum didlamnya. maka dari itu berhati-hatilah! Jangan mudah percaya terhadap orang yang baru dikenal.
Sumber : Narasumber yang dapat dipercaya, penduduk asli ciamis-jabar yang sekarang sedang merantau di kota Bogor (Temanku Hari).
Belum selesai saya meringkas ualsan saya ini, sekitar pukul 10.00 WIB Rabu Malam, saya melihat berita di TVOne mengenai sms yang menerangkan penculikan di darah Madura!
Haduh...Haduh, Kriminalitas semakin meningkat!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar