harga beras diberitakan merangkak! Namun bukan lagi merangkak yang terjadi, melainkan berjalan dan lari meningkat menjadi mahal harganya. Semua itu menjepit kalangan bawah, ini pun diakibatkan menjelang puasa yang mengakibatkan kebutuhan sembako di pasaran menjadi mahal semua, namun yang lebih pasti penyebab harga beras naik yang saya rasakan dan alami karena panen kali ini Gagal!
Ayah saya adalah seorang petani, miris memang melihat wajahnya yang penuh dengan kekecewaan memandang gabah-gabah yang tahun-tahun lalu memenuhi rumah kami, sedangkan sekarang gabah tersebut di hitung-hitung hanya kembali modal, modal untuk pupuk saja, belum untuk mencukupi biaya ini itu, anak-anaknya.
Saya yang masih duduk di bangku kuliah dan adik-adik saya di bangku SMP.
Do'a seorang petani " Mudah-mudahan panen nanti, Lebih Bagus!! (Amin Ya Roball Allamin...)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar